LOGO BAKRIE

TANAH DAN SEMESTA, Filosofi Logo Bakrie

Logo mencakup unsur-unsur alam, yakni :

– Dua garis tebal lengkung berwarna merah bata (terakota) mencerminkan tanah khas Indonesia yang subur. Bentuk ini seakan-akan terbagi dua oleh bidang putih di tengahnya, menandakan tanah yang telah diolah/dibajak, yang berarti akan semakin subur. Bentuk lengkung mengambil citra permukaan bumi yang bulat.

– Titik-titik biru di atasnya mencerminkan langit semesta, dengan mengambil bentuk susunan konstalasi bintang utara (meluku), melambangkan cita-cita yang tinggi namun tidak melupakan tempat asalnya (bentuk alat bajak yang identik dengan tanah subur)

– Logo tidak dibatasi dengan kotak atau lingkaran, menandakan kedinamisan yang tidak terbatas.

– Komposisi grafis mengambil gaya seni disain modern, dimaksudkan untuk memposisikan citra Bakrie ke masa depan (futuristic) yang membedakannya dari perusahaan lain.


Dengan demikian, makna falsafah logo Bakrie dinyatakan sebagai berikut :

– Menggapai cita setinggi mungkin adalah semangat universal. Namun cita yang tinggi patut berpijak di atas dasar yang kokoh dan memberinya inspirasi serta nafas kehidupan. Cita tinggi selayaknya tidak melupakan tempat berpijaknya.

– Betapapun hebat, besar dan tingginya cita, Bakrie tidak akan pernah melupakan di mana ia berpijak dan harus berpijak selamanya. Sebab pijakan itulah yang mewarisi tradisi, kultur dan semangat usaha. Pijakan itulah yang memberi bentuk Bakrie kini dan Bakrie masa depan.